Timnas Argentina berhasil memastikan satu tempat di babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Swiss dengan skor 2-0 pada pertandingan perempat final. Kemenangan tersebut membawa La Albiceleste semakin dekat dengan impian mempertahankan gelar juara dunia sekaligus memperpanjang perjalanan impresif mereka di turnamen.
Sejak menit awal pertandingan, Argentina tampil agresif dengan mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Swiss. Tim asuhan Lionel Scaloni mengandalkan kombinasi umpan-umpan pendek serta pergerakan cepat di lini depan yang beberapa kali merepotkan barisan belakang lawan.
Swiss memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin. Tim berjuluk Nati itu beberapa kali mencoba melancarkan serangan balik cepat, namun lini belakang Argentina yang dikomandoi Cristian Romero mampu mematahkan setiap ancaman yang datang.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada pertengahan babak pertama. Lionel Messi menunjukkan kualitasnya dengan melepaskan tembakan akurat yang gagal dihentikan kiper Swiss. Gol tersebut menjadi tambahan penting bagi koleksi gol sang kapten sekaligus meningkatkan kepercayaan diri Argentina dalam menguasai jalannya pertandingan.
Unggul satu gol membuat Argentina semakin nyaman memainkan ritme permainan. Enzo Fernández, Rodrigo De Paul, dan Alexis Mac Allister berhasil mengontrol lini tengah sehingga Swiss kesulitan mengembangkan permainan dan menciptakan peluang berbahaya.
Memasuki babak kedua, Swiss berusaha tampil lebih menyerang demi mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya pertahanan Argentina membuat setiap upaya yang dibangun lawan selalu kandas sebelum memasuki kotak penalti.
Argentina kemudian menggandakan keunggulan melalui Julián Álvarez. Gol tersebut berawal dari umpan matang Lionel Messi yang berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh penyerang Manchester City itu. Assist tersebut melengkapi penampilan gemilang Messi yang menjadi aktor utama kemenangan La Albiceleste.
Setelah unggul 2-0, Argentina bermain lebih tenang dengan menguasai bola dan menjaga keseimbangan permainan. Lionel Scaloni melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga kebugaran tim sekaligus mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Di kubu Swiss, para pemain tetap berusaha memperkecil ketertinggalan hingga menit-menit akhir. Namun, penampilan disiplin lini belakang Argentina serta performa solid Emiliano Martínez di bawah mistar membuat Swiss gagal mencetak gol balasan.
Pelatih Lionel Scaloni memberikan apresiasi kepada seluruh pemain atas kerja keras dan kedisiplinan yang mereka tunjukkan sepanjang pertandingan. Ia juga memuji kepemimpinan Lionel Messi yang kembali menjadi inspirasi bagi tim dalam pertandingan penting.
Sementara itu, Swiss harus mengakhiri perjalanan mereka di babak delapan besar. Meski tersingkir, penampilan mereka sepanjang Piala Dunia 2026 tetap mendapat apresiasi karena mampu bersaing dengan tim-tim unggulan dan menunjukkan organisasi permainan yang solid.
Berkat kemenangan ini, Argentina resmi melaju ke babak semifinal dan akan menghadapi Inggris yang sebelumnya mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi salah satu duel terbesar di Piala Dunia 2026 karena mempertemukan dua negara dengan sejarah panjang di sepak bola internasional.
Bagi Lionel Messi, gol dan assist yang dicatatkan pada laga ini semakin memperkuat kontribusinya bagi Argentina sekaligus menjaga peluangnya dalam persaingan perebutan Golden Boot Piala Dunia 2026. Dengan performa yang semakin meyakinkan dan pengalaman para pemainnya, La Albiceleste kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk kembali tampil di partai final dan menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia.



