1. Kunci Pintu Digitalmu (Privasi & Keamanan)
Sebelum memposting apa pun, pastikan "rumah" digital Anda aman. Jangan biarkan orang asing mengintip terlalu jauh.
Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA):
Masuk ke menu Settings > Security.
Aktifkan Two-Factor Authentication. Ini meminta kode verifikasi (via SMS/Aplikasi) setiap kali ada login baru, mencegah peretasan.
Periksa Pengaturan Privasi:
Ubah akun menjadi Private (terutama di Instagram/TikTok) jika Anda hanya ingin berbagi dengan teman dekat.
Batasi siapa yang bisa melihat postingan lama Anda di Facebook melalui fitur Limit Past Posts.
Hindari Over-sharing Data Pribadi:
Jangan pernah memposting foto KTP, tiket pesawat (berisi barcode), atau alamat rumah secara detail.
2. Saring Sebelum Sharing (Etika Digital)
Jejak digital itu abadi. Apa yang Anda tulis hari ini bisa ditemukan 10 tahun lagi. Gunakan metode T.H.I.N.K sebelum memposting:
T (True): Apakah beritanya benar/fakta?
H (Helpful): Apakah ini membantu orang lain?
I (Inspiring): Apakah ini menginspirasi?
N (Necessary): Apakah ini perlu diposting?
K (Kind): Apakah bahasanya sopan dan baik?
3. Kurasi Feed Anda (Kesehatan Mental)
Media sosial bukan tempat sampah informasi. Anda berhak memilih apa yang masuk ke dalam pikiran Anda.
Teknik Unfollow & Mute:
Jangan ragu untuk unfollow akun yang membuat Anda merasa insecure, marah, atau cemas.
Gunakan fitur Mute (Bisukan) jika Anda tidak enak hati untuk unfollow teman, tapi tidak ingin melihat postingannya sementara waktu.
Ikuti Akun Positif:
Follow akun yang memberikan edukasi, hobi, atau hiburan yang sehat. Algoritma akan menyesuaikan apa yang sering Anda lihat.
4. Manajemen Waktu Layar (Screen Time)
Media sosial dirancang agar Anda ketagihan. Anda perlu mengambil kendali atas waktu Anda.
Gunakan Fitur Digital Wellbeing:
Di HP Android atau iOS, buka pengaturan Screen Time atau Digital Wellbeing.
Setel App Timer untuk aplikasi media sosial (misal: Instagram maksimal 1 jam/hari). Aplikasi akan terkunci otomatis jika waktu habis.
Matikan Notifikasi Non-Esensial:
Matikan notifikasi likes atau comments. Cukup nyalakan notifikasi untuk pesan langsung (DM/Chat) yang penting saja. Ini mengurangi keinginan mengecek HP setiap 5 menit.
5. Jangan Asal Klik (Literasi Digital)
Banyak penipuan (scam) dan berita bohong (hoax) beredar melalui tautan yang menggoda.
Verifikasi Berita:
Jika judul berita terlalu heboh (clickbait), cek dulu kebenarannya di Google atau situs cek fakta (seperti TurnBackHoax).
Waspada Phishing:
Jangan pernah klik link yang dikirim via DM yang mengatakan "Akun Anda akan dihapus" atau "Lihat foto kamu di sini". Itu biasanya jebakan untuk mencuri password Anda.
6. Bedakan Panggung vs Realita
Penting untuk menyadari bahwa media sosial adalah "Panggung Sandiwara" atau Highlight Reel.
Pola Pikir:
Jangan membandingkan "Belakang Layar" kehidupan Anda (yang penuh masalah) dengan "Panggung Utama" orang lain (yang sudah diedit bagus).
Interaksi Nyata:
Utamakan komentar suportif daripada sekadar like. Bangun interaksi, bukan sekadar memantau.
7. Detoks Digital Berkala
Tubuh butuh istirahat, begitu juga pikiran Anda dari dunia maya.
Jadwalkan Libur Medsos:
Tentukan satu hari dalam seminggu (misal: hari Minggu) untuk tidak membuka media sosial sama sekali.
Zona Bebas HP:
Tetapkan aturan teknis di rumah: Tidak ada HP di meja makan atau tidak ada HP 1 jam sebelum tidur.
Baca juga :



