MONOCHROME.
Sport

Metropolitano Runtuh: Barcelona Hancur Lebur 0-4 di Tangan Atletico, Flick Sebut "Pelajaran Pahit"

S
Syadzili
February 13, 20263 min read
Pemain Barcelona terlihat terpukul setelah kalah telak 0–4 dari Atletico Madrid di Stadion Metropolitano.
Barcelona menelan kekalahan telak 0–4 dari Atletico Madrid di Metropolitano. Hansi Flick menyebut hasil ini sebagai pelajaran pahit bagi timnya.

MADRID – Malam yang seharusnya menjadi panggung pembuktian dominasi Barcelona di kancah domestik berubah menjadi mimpi buruk tak berujung di Stadion Metropolitano. Dalam laga leg pertama semifinal Copa del Rey yang digelar pada Kamis malam, 12 Februari 2026, Atletico Madrid secara mengejutkan meluluhlantakkan raksasa Catalan dengan skor telak 4-0. Kekalahan ini tidak hanya menghentikan tren kemenangan beruntun Blaugrana, tetapi juga menempatkan satu kaki pasukan Diego Simeone di partai final, menyisakan tugas mahaberat bagi Hansi Flick untuk membalikkan keadaan di leg kedua.

Bencana 45 Menit Pertama

Petaka bagi tim tamu bermula sangat dini. Baru enam menit laga berjalan, kesalahan fatal komunikasi di lini belakang berujung pada gol bunuh diri Eric Garcia. Berniat melakukan back-pass rutin, bola justru gagal dikuasai kiper Joan Garcia dan bergulir masuk ke gawang sendiri, membungkam ribuan suporter tandang.

Atletico, yang tampil dengan intensitas "buas" khas Simeone, tidak memberi ampun. Antoine Griezmann menggandakan keunggulan pada menit ke-14 lewat penyelesaian dingin, sebelum rekrutan anyar Ademola Lookman memperlebar jarak menjadi 3-0 di menit ke-33. Penderitaan Barcelona di babak pertama ditutup oleh gol spektakuler Julian Alvarez pada masa injury time (45+2'), memastikan papan skor menunjukkan angka 4-0 saat turun minum.

Dominasi Atletico tidak hanya terlihat dari skor, tetapi juga statistik. Barcelona, yang biasanya mendikte penguasaan bola, tampak gagap menghadapi pressing tinggi tuan rumah. Situasi semakin runyam bagi Barcelona ketika Eric Garcia menerima kartu merah langsung di menit ke-85, melengkapi malam tragis di ibu kota Spanyol.

Suara dari Ruang Ganti: Frustrasi dan Keyakinan

Dalam sesi konferensi pers yang berlangsung seusai laga, Kamis malam (12/2), manajer Barcelona, Hansi Flick, tidak menutupi kekecewaannya. Ia mengakui timnya gagal total dalam merespons agresivitas lawan, terutama di babak pertama.

"Kami tidak bermain baik sebagai sebuah tim di babak pertama. Kami tidak melakukan pressing seperti yang kami inginkan, dan saya ingin melihat kelaparan yang ditunjukkan oleh Atletico," ujar Flick dengan nada tegas.

Flick juga menyoroti keputusan kontroversial VAR yang menganulir gol Pau Cubarsi di babak kedua, yang menurutnya memakan waktu terlalu lama dan merusak momentum.

"Ini kekacauan... Mereka harus menunggu tujuh menit, oh ayolah. Mereka menemukan sesuatu dalam tujuh menit ini? OKE. Ketika saya melihat situasi ini, jelas tidak offside. Tapi mungkin mereka bisa melihat sesuatu yang berbeda. Maka beritahu kami. Tidak ada komunikasi," keluhnya, dikutip dari transkrip pasca-laga.

Di sisi lain, Diego Simeone tampak puas namun tetap waspada. Pelatih asal Argentina ini memuji energi luar biasa yang ditunjukkan anak asuhnya, sembari mengingatkan bahwa pekerjaan belum selesai.

"Saya bukan penyihir, tetapi saya percaya bahwa tim bisa bermain seperti ini," kata Simeone kepada awak media. "Ini akan tetap ada dalam ingatan bagaimanapun hasil akhirnya nanti."

Jalan Terjal Menuju Camp Nou

Kemenangan 4-0 ini memberikan Atletico Madrid keunggulan agregat yang masif. Bagi Barcelona, misi di leg kedua yang dijadwalkan pada 3 Maret 2026 di Spotify Camp Nou bukan sekadar memenangkan pertandingan, melainkan menciptakan sebuah keajaiban sejarah.

Meski terpukul, Hansi Flick menolak untuk menyerah sebelum peluit akhir leg kedua berbunyi. "Kami akan bangkit dan kembali," tegasnya menutup sesi wawancara. Namun, tanpa Eric Garcia yang terkena sanksi dan moral tim yang sedang diuji, Barcelona membutuhkan lebih dari sekadar strategi untuk mendaki "gunung" yang telah dibangun oleh Simeone malam ini.

Sport#Barcelona#Hansi Flick#La Liga#atm#Copa del Rey#Catalan
Bagikan: