RIYADH, Jumat, 13 Februari 2026 – Karier Darwin Nunez di Timur Tengah mengalami guncangan seismik pagi ini. Belum genap satu musim meninggalkan Liverpool, striker Uruguay tersebut resmi dicoret dari daftar skuad utama Al Hilal untuk sisa kompetisi Saudi Pro League musim 2025/2026. Keputusan brutal ini diambil manajemen klub demi mengakomodasi pendaftaran pemenang Ballon d'Or, Karim Benzema, yang baru saja didatangkan dari Al Ittihad.
Dampak: Korban Regulasi dan Ambisi Langkah drastis ini mengubah status Nunez dari pembelian marquee player seharga £46 juta pada Agustus 2025 menjadi penonton VIP di kancah domestik. Regulasi ketat Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) yang membatasi setiap klub hanya boleh mendaftarkan 8 pemain asing (di atas usia 21 tahun) memaksa pelatih Simone Inzaghi membuat keputusan sulit.
Dengan masuknya Benzema dan keputusan klub untuk mempertahankan Marcos Leonardo dalam slot pemain asing, Nunez—bersama mantan bek Arsenal Pablo Mari—menjadi korban yang harus dikorbankan.
Konteks: Statistik yang Tidak Menolong Data menunjukkan bahwa pencoretan ini bukan semata-mata masalah regulasi, tetapi juga performa. Sejak mendarat di Riyadh, Nunez gagal mereplikasi ketajaman yang diharapkan.
Statistik Musim Ini: 7 gol dan 5 assist dalam 23 penampilan lintas kompetisi.
Tren Performa: Hanya mencetak 3 gol dalam 18 pertandingan terakhirnya.
Investasi: Al Hilal mengeluarkan dana transfer €53 juta (£46 juta) ke Liverpool, namun return on investment (ROI) di lapangan dinilai belum memadai dibandingkan dampak instan yang diharapkan dari Benzema.
Suara: Vonis Simone Inzaghi Dalam konferensi pers yang digelar kemarin sore waktu setempat (12 Februari 2026), pelatih kepala Al Hilal, Simone Inzaghi, membenarkan keputusan tersebut. Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa ini murni keputusan taktis dan administratif.
"Keputusan ini sulit, tetapi itulah pekerjaan seorang pelatih. Saya membuat banyak keputusan setiap hari, bahkan di setiap sesi latihan. Kami mengetahui batasan pendaftaran pemain asing dan saya telah menginformasikan keputusan ini kepada pemain yang bersangkutan dengan tenang," ujar Inzaghi (12/02/2026, 17:45 AST).
Sementara itu, jurnalis pakar transfer Fabrizio Romano mengonfirmasi detail administratif pencoretan ini melalui laporannya pada Kamis malam:
"Darwin Nunez telah dicoret dari skuad Al Hilal untuk Saudi Pro League menyusul kedatangan Karim Benzema. Nunez tidak lolos seleksi akhir karena sistem kuota pemain asing. Striker Uruguay ini sekarang hanya tersedia untuk bermain di Liga Champions Asia." — (Fabrizio Romano, 12/02/2026, 22:15 WIB).
Masa Depan: Terasing di Kompetisi Benua Pencoretan ini menempatkan Nunez dalam situasi limbo. Ia secara efektif dilarang bermain di liga domestik hingga musim berakhir. Satu-satunya panggung yang tersisa baginya adalah AFC Champions League Elite, di mana aturan pendaftaran pemain asing lebih longgar.
Namun, dengan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara yang tinggal hitungan bulan, kurangnya menit bermain reguler bisa menjadi bencana bagi posisi Nunez sebagai ujung tombak Timnas Uruguay. Rumor ketertarikan dari klub Turki, Fenerbahce, sempat mencuat di bursa Januari lalu namun tidak terealisasi. Kini, Nunez harus menunggu hingga jendela transfer musim panas dibuka kembali untuk menyelamatkan kariernya.
Bagi Al Hilal, perjudian ini jelas: mereka menukar potensi jangka panjang Nunez dengan jaminan gol jangka pendek dari Benzema demi mengunci gelar juara liga musim ini.


