MONOCHROME.
Sport

Carrick-Ball Bangkit, Manchester United Kalahkan Tottenham 2–0

S
Syadzili
February 8, 20264 min read
Pemain Manchester United merayakan gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam laga Liga Inggris yang berakhir dengan kemenangan 2–0 di Old Trafford.
Manchester United meraih kemenangan 2–0 atas Tottenham Hotspur di Old Trafford dalam laga Liga Inggris, menandai kebangkitan gaya permainan “Carrick-Ball” yang mulai terlihat solid di lini tengah dan serangan.

Minggu, 8 Februari 2026Old Trafford kembali bergemuruh, bukan karena nostalgia masa lalu, tetapi karena harapan masa depan yang nyata. Dalam lanjutan Premier League pekan ke-25 kemarin, Manchester United sukses membungkam Tottenham Hotspur 2-0, memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi empat laga beruntun di bawah asuhan Michael Carrick.

Momentum yang Berubah Arah

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin; ini adalah pernyataan tegas dari Michael Carrick yang baru sebulan memegang kendali pasca-pemecatan Ruben Amorim. Sebaliknya, bagi Tottenham Hotspur dan Thomas Frank, kekalahan ini memperdalam krisis mereka di tahun 2026. Titik balik pertandingan terjadi di menit ke-29 ketika kapten Tottenham, Cristian Romero, diusir wasit Michael Oliver setelah tekel keras terhadap Casemiro.

Insiden tersebut mengubah dinamika permainan yang awalnya seimbang. United, yang tampil sabar, menghukum Spurs lewat skema bola mati yang brilian—sebuah rutinitas sepak pojok yang diotaki oleh bek veteran Jonny Evans—sebelum Bruno Fernandes mengunci kemenangan di menit-menit akhir.

Data & Fakta Pertandingan

Bermain di hadapan 73.000 pendukungnya sendiri, United menunjukkan kedewasaan taktik yang jarang terlihat di paruh pertama musim.

  • Pencetak Gol: Bryan Mbeumo (38’), Bruno Fernandes (81’)

  • Kartu Merah: Cristian Romero (29’ - Tottenham)

  • Posisi Klasemen: United kokoh di peringkat 4 (44 poin), memangkas jarak dengan peringkat 2 Manchester City. Tottenham tertahan di peringkat 14.

Gol pembuka Mbeumo lahir dari skema taktis yang cerdik. Kobbie Mainoo membelokkan sepak pojok rendah Fernandes ke jalur lari Mbeumo, yang tanpa kawalan melepaskan tembakan ke sudut bawah gawang Guglielmo Vicario. Menariknya, Mbeumo mengakui bahwa skema ini sebenarnya gagal total saat latihan.

Suara dari Old Trafford

Dalam wawancara pasca-pertandingan, emosi kontras terlihat jelas antara kedua manajer. Michael Carrick tampak tenang namun optimis, sementara Thomas Frank berusaha membela pemainnya di tengah tekanan yang kian memuncak.

Michael Carrick, berbicara kepada MUTV dan awak media di lorong stadion, menekankan pentingnya atmosfer dan koneksi dengan fans:

"Things are going well, the boys are in a good place and they're hungry for more. It can be magical this place at times... hopefully there's more to come. I feel good. I feel pretty calm in some ways as well. I think we're in a good spot. It's nice to see, coming into the stadium and feeling the atmosphere from the supporters and the excitement, sending a lot of people home happy."

Mengenai gol pertama yang unik, Carrick memberikan kredit khusus kepada staf dan pemain seniornya:

"The first goal ends up coming from a really well-worked corner... Credit to Jonny Evans and Kaita [Hasegawa, analis tim utama] who kind of put that together."

Di sisi lain, Thomas Frank menolak menyalahkan kaptennya meski kartu merah tersebut menjadi kartu merah kedua Romero dalam 10 pertandingan terakhir. Kepada TNT Sports, manajer asal Denmark itu berkata:

"First, I think we started the 30 minutes well. I think it was a good away performance. Very even against a Man United team in flow and playing with confidence... Of course, the red card changed the momentum."

"The red card is the red card. I watched it now back five times, you know. Cuti clearly tried to go for the ball... There is not any regret in making him captain and also he is sorry for the incident. He apologised to his teammates."

Sementara itu, kapten United Bruno Fernandes memuji dampak instan Carrick dalam memberikan kebebasan kepada pemain:

"Michael came in with the right ideas of giving the players some responsibility but also the freedom to take decisions on the pitch which were needed. He's very good with words... When we win games the confidence goes higher and higher."

Pencetak gol pertama, Bryan Mbeumo, memberikan pengakuan jujur yang mengundang tawa wartawan di mixed zone mengenai gol set-piece tersebut:

"It didn't work out at the training ground, I just like put the ball over the fences... But yeah, today was the most important and we are really happy with the goal."

Tatapan ke Depan

Kemenangan ini menjadi modal krusial bagi "Setan Merah" yang akan bertandang ke markas West Ham United pada Selasa malam nanti. Dengan performa Bruno Fernandes yang telah terlibat dalam 200 gol untuk klub, serta solidnya lini tengah yang digalang Casemiro dan Mainoo, impian kembali ke Liga Champions kini terasa sangat realistis.

Bagi Tottenham, absennya Romero di empat laga ke depan (termasuk sanksi tambahan sebagai kapten) menjadi pukulan telak. Thomas Frank kini harus mencari solusi cepat untuk menyelamatkan musim mereka dari keterpurukan lebih lanjut sebelum zona degradasi mulai membayangi secara matematis.

Sport#Manchester United#Old Trafford#Premier League#Bryan Mbeumo#Cristian Romero#Michael Carrick#Tottenham Hotspur#Thomas Frank
Bagikan: