MONOCHROME.
Sport

Raheem Sterling ke Feyenoord: Transfer Sensasional yang Mengguncang Eropa

S
Syadzili
February 13, 20263 min read
Raheem Sterling mengenakan jersey Feyenoord di Stadion De Kuip setelah menyelesaikan transfer sensasional dari Eropa.
Raheem Sterling resmi bergabung dengan Feyenoord dalam transfer sensasional yang mengguncang sepak bola Eropa dan mengubah peta persaingan.

Guncangan di Rotterdam: Sterling Pilih Eredivisie

Pada Kamis, 12 Februari 2026, Feyenoord secara resmi mengumumkan penandatanganan Raheem Sterling dengan kontrak jangka pendek hingga akhir musim 2025/2026. Langkah ini menjadi kulminasi dari drama panjang setelah kontrak Sterling di Chelsea diputus atas kesepakatan bersama pada Januari lalu.

Konteks di balik transfer ini sangat krusial. Sterling, yang kini berusia 31 tahun, baru saja melewati periode paling kelam dalam kariernya. Musim 2024/2025 yang ia habiskan sebagai pemain pinjaman di Arsenal berakhir mengecewakan, hanya mencetak satu gol dalam 28 penampilan. Kembali ke Chelsea, ia mendapati dirinya terasing di dalam skuad "bomb squad" Enzo Maresca, tanpa menit bermain, namun memegang status sebagai pemain dengan gaji tertinggi di klub.

Data menunjukkan bahwa Sterling menolak pendekatan dari 18 klub berbeda di seluruh Eropa sebelum akhirnya memilih Feyenoord. Faktor kunci dalam keputusan ini bukanlah uang, melainkan proyeksi peran yang ditawarkan oleh pelatih kepala Feyenoord, Robin van Persie, dan CEO Dennis te Kloese. Saat ini, Feyenoord duduk di peringkat kedua Eredivisie, tertinggal 17 poin dari PSV Eindhoven, namun sedang berjuang keras mengamankan tiket Liga Champions untuk musim depan.

Suara dari De Kuip (Kutipan Verbatim)

Dalam pengumuman resminya pada Kamis, 12 Februari 2026, Sterling mengungkapkan bahwa status free agent memberinya kemewahan untuk memilih langkah selanjutnya dengan hati-hati, sesuatu yang tidak ia miliki selama bertahun-tahun.

Raheem Sterling menyatakan:

"Sebagai pemain bebas transfer, saya memiliki, untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, kesempatan untuk mengendalikan langkah selanjutnya dalam karier saya. Saya ingin meluangkan waktu untuk berbicara dengan klub dan Pelatih Kepala mereka untuk lebih memahami peran yang mereka bayangkan bagi saya dan memastikan bahwa saya dapat memberikan nilai nyata di babak selanjutnya ini."

Ia melanjutkan mengenai pengaruh Van Persie:

"Setelah berbicara secara mendalam dengan CEO Dennis te Kloese dan Robin [van Persie], saya yakin bahwa Feyenoord adalah tempat di mana saya bisa bahagia dan memantapkan diri saya sebagai anggota tim yang berharga. Bermain di luar negeri adalah tantangan baru bagi saya dan tantangan yang siap saya hadapi. Jujur saja, saya tidak sabar untuk memulainya."

Di sisi lain, Robin van Persie tidak menyembunyikan kepuasannya berhasil mendaratkan pemain dengan resume empat gelar Premier League. Dalam konferensi pers yang sama, Van Persie menegaskan:

"Tentu saja ini adalah prestasi yang luar biasa bahwa kami berhasil meyakinkan pemain sekaliber Raheem untuk bergabung dengan kami. Resume sepak bolanya berbicara sendiri: dia adalah pemain yang kualitasnya dapat mengubah hasil pertandingan tanpa keraguan, dan saya yakin dia akan menjadi tambahan yang berharga bagi tim saat kami berupaya mencapai tujuan kami di paruh kedua musim ini."

Masa Depan: Kebangkitan atau Senja Kala?

Kedatangan Sterling di Eredivisie membawa dua implikasi besar. Bagi Feyenoord, ini adalah suntikan kualitas instan untuk mengamankan posisi kedua dan tiket otomatis Liga Champions, mengingat gelar juara liga tampaknya sudah di luar jangkauan PSV.

Bagi Sterling, enam bulan ke depan adalah audisi terpenting dalam hidupnya. Jika ia gagal bersinar di Belanda, narasi "pemain habis" akan melekat permanen. Namun, jika Van Persie berhasil menyalakan kembali api dalam diri mantan bintang Manchester City ini, kontrak jangka pendek ini bisa menjadi landasan bagi kontrak jangka panjang yang lebih substansial, entah di Rotterdam atau kembali ke liga top Eropa lainnya.

Debut Sterling diprediksi akan terjadi pada laga kandang melawan Go Ahead Eagles, Minggu ini. Mata dunia kini tertuju pada De Kuip: apakah sang Golden Boy Inggris masih memiliki sisa sihir di kakinya?

Sport#Liga Inggris#Premier League#Chelsea#London#North London#Inggris#Raheem#Sterling#Feyenoord
Bagikan: