MONOCHROME.
Sport

Hantaman Hukum Baru: Thomas Partey Didakwa Dua Tuduhan Pemerkosaan Tambahan di Tengah Karier Spanyol

S
Syadzili
February 13, 20263 min read
Thomas Partey menghadapi dakwaan hukum baru atas dua tuduhan pemerkosaan tambahan di tengah kelanjutan kariernya di Spanyol.
Thomas Partey menghadapi hantaman hukum baru setelah didakwa dua tuduhan pemerkosaan tambahan, yang berpotensi mengguncang kariernya di Spanyol.

(London) – Gelombang hukum yang menerpa mantan gelandang Arsenal, Thomas Partey, semakin membesar. Kamis, 12 Februari 2026, menjadi titik nadir baru bagi pesepak bola yang kini merumput di Villarreal tersebut, setelah Crown Prosecution Service (CPS) di Inggris secara resmi menjatuhkan dua dakwaan pemerkosaan tambahan. Perkembangan ini tidak hanya memperumit strategi pertahanan hukumnya, tetapi juga melemparkan bayangan gelap yang lebih panjang di atas karier internasionalnya menjelang Piala Dunia 2026.

Konteks: Eskalasi Kasus dan Jejak Digital

Dakwaan terbaru ini muncul dari laporan yang diajukan pada Agustus 2025, yang membuka kembali penyelidikan atas insiden yang diduga terjadi pada tahun 2020. Ini merupakan eskalasi signifikan karena melibatkan pelapor baru, terpisah dari kasus sebelumnya.

Sebelum dakwaan Kamis kemarin, Partey (32) sudah menghadapi persidangan berat atas lima tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan serangan seksual yang melibatkan tiga wanita berbeda antara tahun 2021 dan 2022. Dengan tambahan dua tuduhan ini, total dakwaan yang dihadapi Partey kini membengkak menjadi delapan pelanggaran seksual serius.

Meskipun Partey telah meninggalkan Arsenal pada musim panas 2025 setelah kontraknya habis dan bergabung dengan Villarreal, yurisdiksi hukum Inggris tetap mengikatnya karena lokasi kejadian perkara (locus delicti) berada di London.

Suara: Kutipan Resmi dan Sikap Pembelaan

Dalam keterangan pers yang dirilis pada Kamis, 12 Februari 2026, juru bicara Crown Prosecution Service memberikan konfirmasi verbatim mengenai dasar hukum dakwaan baru ini:

"These new charges relate to a separate report of non-recent offences in 2020 involving one additional woman and follow a new investigation by the Metropolitan Police. These allegations were first reported in August 2025. He will appear at Westminster Magistrates' Court on Friday, 13 March for a first hearing."

(Terjemahan: "Tuduhan baru ini berkaitan dengan laporan terpisah atas pelanggaran tidak baru pada tahun 2020 yang melibatkan satu wanita tambahan dan mengikuti penyelidikan baru oleh Polisi Metropolitan. Tuduhan ini pertama kali dilaporkan pada Agustus 2025. Ia akan hadir di Pengadilan Westminster Magistrates pada Jumat, 13 Maret untuk sidang pertama.")

Di sisi lain, tim hukum Partey segera merespons. Pengacaranya, Jenny Wiltshire, menegaskan posisi kliennya yang tetap bersikukuh tidak bersalah. Dalam pernyataan yang dirilis beberapa jam setelah pengumuman CPS, Wiltshire menyatakan:

"Thomas Partey continues to deny all charges against him. He has cooperated with the police throughout. Given there are ongoing legal proceedings, there will be no further comment."

(Terjemahan: "Thomas Partey terus menyangkal semua tuduhan terhadapnya. Ia telah bekerja sama dengan polisi sepanjang proses ini. Mengingat proses hukum sedang berlangsung, tidak akan ada komentar lebih lanjut.")

Masa Depan: Kalender Pengadilan yang Padat

Thomas Partey kini menghadapi jadwal hukum yang sangat ketat yang akan berjalan paralel dengan kewajiban profesionalnya di La Liga.

  1. 13 Maret 2026: Partey diwajibkan hadir di Pengadilan Westminster Magistrates untuk pembacaan dakwaan dua kasus baru ini.

  2. 2 November 2026: Tanggal ini telah ditetapkan sebagai awal persidangan (trial) untuk enam dakwaan awal (lima pemerkosaan, satu serangan seksual) di Pengadilan Southwark Crown.

Meskipun berstatus bebas dengan jaminan, kondisi jaminan Partey melarang kontak dengan para pelapor dan mewajibkan pelaporan perjalanan internasional 24 jam sebelum keberangkatan. Bagi Villarreal dan Timnas Ghana, situasi ini adalah bom waktu; asas praduga tak bersalah tetap berlaku, namun beban reputasi dan potensi vonis bersalah kini menjadi risiko yang tidak bisa diabaikan.


Sport#Arsenal#La Liga#Villareal#Thomas#Partey#Thomas Partey
Bagikan: